Matoduwolo De Blog Le Bu Evi

Let's Go Mas, Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi, Benarkah?


Salah satu amanat kurikulum merdeka adalah guru mampu melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Di dukung dengan perkembangan teknologi yang semakin hari semakin maju, maka selayaknyalah guru harus mampu meciptakan pembelajaran yang disesuaikan dengan kodrat zaman. Mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran merupakan suatu cara dalam memenuhi kebutuhan belajar murid sesuai dengan kondisi peserta didik dari generasi Z dan Alpha. 

Melihat kondisi ini, saya ingin membagikan praktik baik pembelajaran bahasa Inggris kepada bapak/ibu guru semua disini. Praktik baik ini berjudul Belajar Bahasa Inggris Seru dengan Let's Go Mas (Learning Station terintegrasi dengan Google Map dan Google Assistant). 


Materi yang saya ajarkan adalah tentang Aking and Giving Direction. Sehingga bagaimana cara agar peserta didik dapat menggunakan ungkapan yang tepat untuk bertanya dan memberi informasi tentang petunjuk arah dalam bahasa inggris yaitu dengan strategi Let's Go Mas. Pembelajaran ini adalah strategi diferensiasi kontent dan proses yang menyediakan beberapa station belajar. Disini saya bagi menyiapkan 4 station yang saya beri nama dengan station Gomast, Station Google Map, Station Draw your map dan Station Explore your paper map.

Yang pertama adalah stasiun google maps, di stasiun ini saya menyediakan 2 chromebook untuk membuka google map. Kemudian saya juga menyiapkan kartu soal situasi. Dimana murid harus menebak nama sebuah tempat yang ada di kota Gorontalo dengan beberapa kriteria. Setelah menemukannya, mereka melanjutkan ke situasi berikutnya yaitu meminta petunjuk arah menuju lokasi tempat tersebut. Jadi murid yang berada di stasiun google map ini akan mencari petunjuk arahnya (direction) dalam mode bahasa inggris.


Yang kedua yaitu stasiun Gomast, di stasiun ini para murid mengeksplorasi materi dengan google assistant dan google map. Murid menggunakan question card, seperti contoh “Hai, google, could you tell me how to get to the supermarket near here?” Mereka menggunakan pertanyaan ini kepada google assistant. Setelah mendapatkan jawaban, murid berdiskusi dengan temannya untuk memahami maksud dari jawaban google assistant tersebut. Jika tidak sesuai dengan kemauannya, mereka bisa bertanya lagi selayaknya diskusi dengan manusia dan tentunya menggunakan bahasa Inggris. Selanjutnya, mereka diarahkan menuju fitur direction untuk menuju aplikasi google map. Disini murid mendengarkan ekspresi giving direction seperti ungkapan go ahead, turn left, turn right, etc. 


Stasiun ketiga adalah draw your map. Di stasiun ini murid-murid melihat peta gambar di papan. Satu orang berperan sebagai  petunjuk arah ke suatu tempat dan satu orang mengikuti perintahnya dengan cara menggambar garis arah sambil matanya ditutup. Stasiun keempat adalah stasiun explore your paper map. Murid menjodohkan ekspresi asking and giving direction dengan mengamati peta bergambar yang disajikan.

Setelah mereka memahami aktivitas yang dilakukan di masing-masing stasiun selanjutnya murid mengambil tiket stasiun yang akan dikunjungi. Dalam hal ini, saya memberikan kebebasan kepada murid untuk memilih stasiun yang mereka sukai dan memudahkannya belajar asking and giving direction. Jika murid merasa kesulitan belajar di salah satu stasiun, murid tersebut bisa berpindah ke stasiun lainnya dengan cara mengambil tiket yang dituju terlebih dahulu. Sengaja saya tidak membentuk kelompok, karena saya ingin benar-benar memenuhi kebutuhan belajar murid. Saya tidak memaksakan murid untuk belajar di stasiun tertentu. Selama 45 menit, murid mengeksplorasi materi asking and giving direction di masing-masing stasiun.


Selama proses pembelajaran dengan learning station, saya melakukan observasi.  Mendampingi murid yang memerlukan bantuan belajar, memberikan penguatan pada murid yang telah memahami aturan main di suatu stasiun dan menyemangati murid yang berhasil memecahkan soal. Dari hasil pengamatan, untuk murid yang sudah mahir, mereka cenderung memilih stasiun google map. Karena disitu tipe soalnya menganalisis sebuah tempat beserta petunjuk arahnya. Sedangkan untuk yang memiliki pemahaman awal sebagian, mereka cenderung belajar di stasiun draw your map dan explore your paper map. Terakhir untuk murid yang pemahaman awalnya sedikit, mereka cenderung belajar di stasiun Gomast, karena disitu saya sediakan kartu pertanyaan. Jadi mereka tinggal mengikuti pertanyaan tersebut dan bertanya pada google assistant. Dengan adanya beragam konten belajar, murid-murid bisa menyesuaikan diri dalam belajar materi asking and giving direction berdasarkan kemampuan dan minatnya.







#blptkemendikbudristek 
#merdekabelajar 
#pembatik2024
#sahabatteknologikemendikbudristek
#platformmerdekamengajar 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Let's Go Mas, Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi, Benarkah?"

Posting Komentar