Matoduwolo De Blog Le Bu Evi

BerAksi (Berbagi dan Berkolaborasi) di SMPN 8 Wonosari


Dalam mewujudkan transformasi digital di pembelajaran, tentunya banyak tantangan yang dihadapi. Seperti, kendala jaringan internet yang kurang memadai, lokasi sekolah yang aksesnya susah ditempuh, kemauan dari warga sekolah dalam mengimplementasikannya. Situasi-situasi tersebut tentu akan menghambat jalannya pemanfaatan teknologi dalam merencanakan dan membelajarkan peserta didik.  


Namun tu semua tidak berlaku bagi sekolah tempat saya BerAksi (Berbagi dan Berkolaborasi) hari ini. Meskipun kondisi nya terbatas seperti situasi diatas, namun semangat guru-guru dalam meningkatkan kompetensinya cukup tinggi. SMP Negeri 8 Wonosari adalah sekolah tersebut. 


Topik BerAksi hari ini cukup beragam, yakni tentang bagaimana menyusun modul Project penguatan profil pelajar Pancasila, Memanfaatkan PMM sebagai sumber inspirasi, dan berbagi praktik baik pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yakni hari Jum'at dan sabtu , 26 s.d 27 Oktober 2024. Bertempat di ruang dewan guru, SMP Negeri 8 Wonosari. 


Kurikulum Merdeka telah memberikan ruang bagi pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi baik secara mandiri maupun dengan mengikuti suatu program. Melalui PMM, saya membagikan praktik baik saya dalam merencanakan dan menyusun Modul P5. Dengan memanfaatkan fitur pelatihan mandiri, topik Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Para guru SMPN 8 Wonosari mendapatkan inspirasi tentang pelaksanaan P5. Dengan diimbangi praktik baik yang telah saya lakukan di sekolah, mereka semakin tercerahkan. 


Selanjutnya, pada fitur perangkat ajar, pada menu modul Project, kemudian memilih fase D, Saya bimbingan rekan-rekan guru dalam mencari referensi modul P5 di PMM. Pada proses ini, mereka mengadaptasi modul tersebut dengan template yang telah saya bagikan. Selain itu, untuk mendapatkan gambaran tentang pelaksanaan P5, saya bagikan praktik baik saya melalui cerita dan video. Mereka juga memanfaatkan fitur Ide Praktik di PMM, dengan memilih kategori Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila. 


Tema-tema yang diambil adalah Gaya Hidup Berkelanjutan, Kewirausahaan dan Kearifan Lokal. Saya memberikan penguatan bahwa dalam merencanakan Project kita harus mengaitkan dengan isu-isu yang terjadi baik yang terjadi di lingkungan sekolah maupun di daerah Gorontalo atau di Indonesia pada umumnya. Sehingga, untuk Gaya Hidup berkelanjutan mereka mau memanfaatkan lahan kosong di sekolah. Untuk kewirausahaan, mereka mau meningkatkan daya jual hasil alam yang ada di desa sekitar lingkungan sekolah. Dan untuk Kearifan lokal, mereka mau mengangkat makanan tradisional Gorontalo agar tidak punah seperti Binthe biluhuta, Bubur Sada dan lainnya. 


Kegiatan berlangsung sangat seru, karena semua guru aktif. Jika ada yang kesulitan mencari ide referensi deskripsi kegiatan project atau ide membuat rubrik asesmen P5 saya bagikan cara menggunakan Gemini Ai untuk mencari ide. Saya bagikan bagaimana menuliskan prompt nya. 

Selanjutnya, untuk menyajikan pembelajaran di P5 agar bisa berdiferensiasi dan berpusat pada peserta didik. Saya juga membagikan praktik baik saya dalam membelajarkan murid dengan integrasi teknologi. Yakni menggunakan learning station integrasi dengan teknologi Google maps dan google assistant. 

Pada sesi refleksi, rekan-rekan guru di SMPN 8 Wonosari banyak mendapatkan insinyur baru dalam menerapkan P5 dan menyajikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dengan integrasi teknologi. 

Berikut daftar hadir peserta yang mengikuti



#blptkemendikbudristek

#merdekabelajar

#pembatik2024

#sahabatteknologikemendikbudristek

#platformerdekamengajar

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "BerAksi (Berbagi dan Berkolaborasi) di SMPN 8 Wonosari"

  1. Good colaboration will create a good culture for greater power to teach our students. Never teach before learn.

    BalasHapus